Hati-Hati Tindik Kuping Sembarangan, Bisa Beresiko Hepatitis!
Assalamu'alaikum
Haloo para pembaca !!
Anak-anak zaman sekarang yang
mengaku tidak ingin ketinggalan selalu mengikuti trend terbaru yang ada.
Termasuk tindik kuping, yang umumnya biasa dilakukan oleh seorang
wanita namun laki-laki juga sudah banyak menggunakan tindik.
Dr Julia Tzu seorang dokter kulit sekaligus pendiri Wall Street Dermatology di New York menjelaskan perihal studio
Untuk anda orang tua yang ingin menindik anak perempuannya di mall atau
tempat umum lainnya diharapkan untuk berhati-hati karena dapat beresiko
infeksi hingga terkena hepatitis. Itu disebabkan karena bisanya jarum
yang dipakai tidak steril, maka kuping anda akan mudah infeksi.

Dr Julia Tzu seorang dokter kulit sekaligus pendiri Wall Street Dermatology di New York menjelaskan perihal studio
tindik yang tersebar di pusat
perbelanjaan belum tentu menggunakan alat-alat yang steril. Menurut
sudut pandang medis, segala sesuatu benda yang masuk ke permukaan kulit
dapat menimbulkan infeksi bila kondisi alat tidak steril. Dilansir dari
Good House Keeping.
Sementara itu Medical Center dari University Duke mendukung pernyataan yang dipaparkan oleh Dokter Tzu, "Alat tembak untuk tindik tidak dapat disterilkan, karena alat yang tersebar di studio pada mall berasal dari plastik", tegasnya.
Plastik yang disterilkan menggunakan autoklaf (alat pemanas untuk mensterilkan benda) akan berubah menjadi lelehan, karena pada dasarnya autoklaf hanya dapat mensterilkan benda-benda seperti jarum dan perhiasan yang bukan berbahan dasar plastik.
Penggunaan alat tindik yang hanya dibersihkan dengan cairan antiseptik pun masih berisiko tinggi terhadap penyebaran penyakit hepatitis dan infeksi. Menurut Association of Professional Piercers (APP), orang-orang yang melakukan penindikan di pusat perbelanjaan dapat mempengaruhi kesehatan. Bahkan, jika hal tersebut dilakukan para anak, bisa berisiko lebih fatal lagi akibat sistem kekebalan tubuh anak belum stabil sehingga risiko infeksi lebih besar.
Sementara itu Medical Center dari University Duke mendukung pernyataan yang dipaparkan oleh Dokter Tzu, "Alat tembak untuk tindik tidak dapat disterilkan, karena alat yang tersebar di studio pada mall berasal dari plastik", tegasnya.
Plastik yang disterilkan menggunakan autoklaf (alat pemanas untuk mensterilkan benda) akan berubah menjadi lelehan, karena pada dasarnya autoklaf hanya dapat mensterilkan benda-benda seperti jarum dan perhiasan yang bukan berbahan dasar plastik.
Penggunaan alat tindik yang hanya dibersihkan dengan cairan antiseptik pun masih berisiko tinggi terhadap penyebaran penyakit hepatitis dan infeksi. Menurut Association of Professional Piercers (APP), orang-orang yang melakukan penindikan di pusat perbelanjaan dapat mempengaruhi kesehatan. Bahkan, jika hal tersebut dilakukan para anak, bisa berisiko lebih fatal lagi akibat sistem kekebalan tubuh anak belum stabil sehingga risiko infeksi lebih besar.
Seperti kata pepatah zaman dulu lebih baik mencegah dari pada mengobati.
Lebih kita mencegah anak kita dari infeksi dari pada nanti terlanjur
kena hepatitis akan sangat berbahaya karena sangat sulit untuk
disembuhkan. Akhir kata , semoga artikel diatas dapat bermanfaat . Salam sehat!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar